Selasa, 24 April 2012
KEBAHAGIAAN (2)
Salam bahagia saudaraku semua....semoga kita masih menjaga harapan akan kehidupan yang selalu lebih baik dari waktu ke waktu.
Kita bertemu lagi dalam lanjutan sesi sharing kita tentang KEBAHAGIAAN. Maaf, terlalu lama memang blog ini tidak tersentuh. Kesibukan sering kali menjadi kambing hitam yang tepat untuk tidak melakukan sesuatu yang harusnya istiqamah dilakukan. Termasuk meng-up date- blog. Bagaimanapun, blog adalah rumah tempat istirah dan mencurah. Juga tempat menghela napas dari hiruk pikuk kehidupan. Lebih dari itu; blog adalah identitas. Blog adalah karakter. Blog adalah the truely you. Saya bisa katakan: YOU ARE YOUR BLOG.
Ok, cukup prolognya... lanjut ke pokok pembicaraan.
Kebahagiaan adalah inti dari proses kehidupan. Ia menjadi destinasi dari setiap langkah dan upaya kita menjalani hidup. Kebahagiaan bukanlah bentuk, tetapi nilai. Ia adalah ruh, jiwa. Dengan demikian ia melampaui materi. Nah, bagaimana caranya mendapatkan kebahagiaan?
Tidak ada jawaban yang pasti, karena setiap orang punya standard sendiri tentang kebahagiaan dan punya cara sendiri untuk mendapatkannya. Namun demikian, ada beberapa hal yang biasanya mengiringi kebahagiaan. Dan dengan ini pula orang akan bisa membedakan antara kebahagiaan dan kesenangan (artifisial).
1. Kebahagiaan biasanya diiringi ketenangan.
Sesuatu yang menyenangkan namun tidak membuat hati dan pikiran menjadi tenang jelas tidak menimbulkan kebahagiaan. Kita mendapat rejeki 100 juta, namun hati kita was-was dengan uang itu berarti kita tidak bahagia. Ya, sesederhana itulah....
2. Kebahagiaan lahir dari rasa syukur yang tulus.
Saya pernah dapat SMS dari teman. Bunyinya singkat tapi sangat dalam maknanya: SYUKUR MEMBUAT HIDUP TERASA CUKUP. Bagi saya, ini adalah kalimat yang luar biasa. Cukup membuat tenang hati saya yang sedang putus asa karena target tidak terpenuhi dan beberapa harapan sirna. kalimat inilah yang menyadarkan saya betapa saya telah menerima banyak anugerah dan kebaikan. Saya terus dilimpahi oleh kasis sayang Tuhan yang Maha Kuasa dan Penyayang. Bahkan, saat ekonomi saya terpuruk, usaha bankrut, dan membuat pikiran kalut, ada secercah cahaya yang menyinari hati saya. Ternyata saya masih punya sesuatu yang sangat berharga, yaitu keluarga yang utuh. Betapa banyak orang yang berkelimpahan harta tapi rumah tangganya hancur. Ternyata Allah masih menjaga rumah tangga saya. Belum lagi kesehatan saya, istri, dan anak yang juga dijaga oleh Allah. Subhanallah... betapa beruntungnya saya.
Selain itu, ada satu hal lagi yang menyadarkan saya dan membuat saya takjub dengan kesadaran itu: Ternyata Allah memberikan anugerah KEKAYAAN yang luar biasa kepada saya, bahkan INTI dari KEKAYAAN, yang dengan KEKAYAAN itu saya bisa menghasilkan apa saja, mendapatkan apa saja, berapa dan betapapun besarnya. KEKAYAAN itu adalah OTAK dan PIKIRAN. Wau...luar biasa!
Akhirnya, tak ada yang lebih pantas untuk saya lakukan selain BERSYUKUR, BERSYUKUR, dan BERSYUKUR ..... dan saat itulah saya merasa sebagai orang yang paling berbahagia di dunia.
3. Kebahagiaan lahir dan melahirkan cinta yang tulus.
Ini adalah sisi lain yang luar biasa dari manusia. Manusia dilengkapi dengan perasaan cita. Perasaan yang melahirkan kedamaian, ketenangan, kesejukan, ketentraman, dan kelapangan. Perasaan ini bisa membuka cakrawala, menerangi dunia yang gelap, menembus langit, merengkuh cahaya Tuhan. Cinta adalah sumber dari segala sumber kedamaian. Sumber dari segala sumber kebahagiaan.
Cinta adalah..... KEBAHAGIAAN ABSOLUT.
(Bersambung....)
* Tunggu edisi ketiga dan terakhir dari SERI KEBAHAGIAAN yang saya hadirkan buat teman-teman. Seri terakhir nanti akan mengupas KEBAHAGIAAN SEJATI DAN ABADI. Ditunggu ya....
Langganan:
Postingan (Atom)
